<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Komunitas Embun Pagi Cimahi</title>
	<atom:link href="http://komunitasembunpagi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://komunitasembunpagi.wordpress.com</link>
	<description>Bersama Belajar Mendidik Anak</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Jan 2009 07:37:32 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='komunitasembunpagi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/5ccd011ccee858ea6c83e658d6596082?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Komunitas Embun Pagi Cimahi</title>
		<link>http://komunitasembunpagi.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Website Pindah</title>
		<link>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2009/01/21/website-pindah/</link>
		<comments>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2009/01/21/website-pindah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 07:37:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>komunitasembunpagi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekolah Komunitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2009/01/21/website-pindah/</guid>
		<description><![CDATA[Yap! agar lebih &#8230;. kami pindah ke
www.paud-embunpagi.blogspot.com
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=29&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h1>Yap! agar lebih &#8230;. kami pindah ke</h1>
<h2><a href="http://paud-embunpagi.blogspot.com" target="_self">www.paud-embunpagi.blogspot.com</a></h2>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/komunitasembunpagi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/komunitasembunpagi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/komunitasembunpagi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/komunitasembunpagi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=29&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2009/01/21/website-pindah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afbac4183b6092b005e425de4e42973f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">komunitasembunpagi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PAUD EMBUN PAGI</title>
		<link>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/07/19/paud-embun-pagi/</link>
		<comments>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/07/19/paud-embun-pagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 04:37:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>komunitasembunpagi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekolah Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[homeschooling]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komunitasembunpagi.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[ Selamat Datang di Situs Resmi PAUD Embun Pagi

PAUD Embun Pagi mempunyai  Visi &#8216;Menjadikan  Dunia Anak Lebih Bermakna&#8217; ini berada di daerah Cimahi  Jawa Barat, tepatnya di Leuwigajah .  PAUD yang didisain Homy ini ingin menjadikan anak asuhnya tumbuh menjadi diri mereka sendiri dengan memiliki potensi yang ada pada diri mereka. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=27&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#3366ff;"> <strong>Selamat Datang di Situs Resmi PAUD Embun Pagi</strong></span></p>
<p><a href="http://komunitasembunpagi.files.wordpress.com/2008/06/p6060009.jpg"><img class="size-medium wp-image-20 aligncenter" src="http://komunitasembunpagi.files.wordpress.com/2008/06/p6060009.jpg?w=280&#038;h=225" alt="Bermain Boneka" width="280" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">PAUD Embun Pagi mempunyai  Visi <strong><em>&#8216;Menjadikan  Dunia Anak Lebih Bermakna&#8217;</em></strong> ini berada di daerah Cimahi  Jawa Barat, tepatnya di Leuwigajah .  PAUD yang didisain <em>Homy</em> ini ingin menjadikan anak asuhnya tumbuh menjadi diri mereka sendiri dengan memiliki potensi yang ada pada diri mereka. Di PAUD Embun Pagi meyakini bahwa anak-anak memiliki keunikan dan keberbakatan pada masing-masing anak. Tugas pembimbing hanyalah menemukan bakat itu untuk kemudian dikembangkan melalui pembelajaran di kelas. Semua anak di PAUD Embun Pagi akan dihargai sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing. Tidak ada pembandingan-pembandingan dengan anak yang lain.</p>
<p>Dalam proses pembelajarannya, anak memiliki kebiasaan:</p>
<p>1.   30 menit pertama anak bebas bermain sesuai dengan minat mereka masing -masing</p>
<p>2.   30 menit kedua anak berada pada pembelajaran terarah tanpa mengurangi aspek spontanitas yang terjadi</p>
<p>3.   15 menit sebagai acara relaksasi, yang terkadang diisi dengan berbagai kegiatan penutup</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam PAUD Embun Pagi tugas pembimbing adalah melakukan pengamatan terhadap aktifitas anak asuhnya, tidak melakukan pendektien terhadap pola belajar. Membiarkan anak berinteraksi mempelajari kemampuan komunikasi dengan teman-temannya. Pembimbing terlibat jika ada hal-hal yangh perlu mereka selesaikan sementara pengetahuan mereka masih terbatas. Pembelajaran di kelas juga didisain untuk memunculkan bakat anak. Melalui cerita pagi, dongeng anak, bermain bersama, panggung berani dan pembelajaran berhitung dalam bentuk game.</p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Bagaimana Hasil Didikan PADU Embun Pagi?</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Ada satu kebanggaan ketika melihat anak asuh PAUD Embun Pagi memaknai hari-hari mereka. Mereka adalah anak-anak aktif, aktif bertanya maupun aktif belajar secara mandiri, walau tidap ditargetkan untuk diajarkan memabca namun mereka telah siap diajar untuk membaca, kemandirian di rumah juga telah menjadi ciri mereka.</span></p>
<p style="text-align:left;">Paradigma pembelajaran di PAUD EMBUN PAGI</p>
<p>1. Orangtua adalah Sahabat Anak Paling Utama Kunci keberhasilan dalam pengasuhan anak adalah diterimanya orang tua dalam dunia anak. Sejatinya anak memiliki dunia sendiri yang lain dari dunia orang dewasa. Untuk itu siapapun yang berhasil memasuki dunia anak ia akan dijadikan &#8216;guru&#8217; bagi anak itu. Tidak pandang siapakah dia, apakah dia ayah, ibu, teman, tetangga atau tokoh tv. Jadi, sebagai orangtua seharusnya menjadi sahabat sejati sejak dini, sejak ia masih dalam kandungan. Maka penyesalan yang besarlah yang akan diterima orangtua jika sejak dini ia menyerahkan &#8217;sahabat&#8217; itu kepada orang lain, apalagi kepada tv atau PS.</p>
<p>2. Setiap Anak adalan Unik Salah satu keyakinan terbesar PAUD EMbun Pagi adalah anak adalah pribadi mandiri yang memiliki keunikan yang tidak ada duanya di dunia ini. Setiap keunikan itu menjadi potensi keberhasilan hidupnya kelak. Maka amat disayangkan jika anak tumbuh tanpa memiliki keunikan sendiri, amat rugilah anak yang berkembang tanpa mengetahui keunikannya dan amat menyesallah anak yang tumbuh tidak menjadi apa ada dirinya. Dan kebanyakan anak pada zaman sekarang, mereka tumbuh menjadi pribadi orang lain. Mereka dikursuskan orangtua, mereka di-les-kan berbagai macam keahlian yang tidak mereka sukai dan memiliki &#8216;bakat&#8217; dalam dirinya. Jadi temukan keunikan dan kembangkan keunikan itu menjadi potensi positif anak, maka anak akan berkembang pesat, sampai suatu saat Anda akan temukan</p>
<p><a href="http://komunitasembunpagi.files.wordpress.com/2008/06/p6060014.jpg"><img class="size-medium wp-image-19 alignleft" src="http://komunitasembunpagi.files.wordpress.com/2008/06/p6060014.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Anak menari bebas mengekspresikan diri" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/komunitasembunpagi.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/komunitasembunpagi.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/komunitasembunpagi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/komunitasembunpagi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/komunitasembunpagi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/komunitasembunpagi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=27&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/07/19/paud-embun-pagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afbac4183b6092b005e425de4e42973f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">komunitasembunpagi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://komunitasembunpagi.files.wordpress.com/2008/06/p6060009.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bermain Boneka</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://komunitasembunpagi.files.wordpress.com/2008/06/p6060014.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Anak menari bebas mengekspresikan diri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Terbuka Untuk Menteri Pendidikan Nasional</title>
		<link>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/06/24/surat-terbuka-untuk-menteri-pendidikan-nasional/</link>
		<comments>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/06/24/surat-terbuka-untuk-menteri-pendidikan-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 01:01:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>komunitasembunpagi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kekhatiran Saya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komunitasembunpagi.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Selesai sudah hajatan besar Diknas tahun pelajaran ini. Ujian Sekolah dari tingkat SD sampai SMU telah dilaksanakan. Walau banyak yang mengkritik namun sepertinya Diknas tak bergeming meneruskan hajatan tersebut.
Bapak mentri, surat ini saya tulis sebagai curahan hati sebagai seorang guru yang melihat anak didik dalam menghadapi Ujian Nasional. Entah saya tidak bisa melukiskan perasaan saat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=22&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Selesai sudah hajatan besar Diknas tahun pelajaran ini. Ujian Sekolah dari tingkat SD sampai SMU telah dilaksanakan. Walau banyak yang mengkritik namun sepertinya Diknas tak bergeming meneruskan hajatan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Bapak mentri, surat ini saya tulis sebagai curahan hati sebagai seorang guru yang melihat anak didik dalam menghadapi Ujian Nasional. Entah saya tidak bisa melukiskan perasaan saat melihat tingkat kelulusan siswa, saya tidak memperhatikan dan memang tidak akan melihat sebagai sebuah angka, namun saya melihat sebagai sebuah proses. Bapak mentri, saya juga tidak tahu bagaimana perasaan bapak ketika melihat tontonan seputar UN. Tapi cobalah kita satukan rasa untuk bisa memahami kondisi ini. Bayangkan kalau salah satu siswa yang mengikuti UN dan ternyata mereka TIDAK LULUS adalah PUTRA/PUTRI kita. Bagaimana perasaan Bapak? Yang kedua mari kita bayangkan bagaimana perasaan mereka, yang tidak lulus.</p>
<p style="text-align:justify;">Telah banyak komentar yang tidak menyetujui UN dan ada banyak alasan bagi mereka yang tidak menyetujuinya. Dan saya sayin bapak telah mempunyai puluhan alasan untuk mementahkan mereka. Dalam surat ini, saya tidak mempermasalahkan perdebapan atau diskusi ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang ingin saya kemukanaan adalah, Bapak, tolong lihat air mata yang melelah karena ketidaklulusan siswa, lihatlah mata mereka yang menampakkan segala kesedihan, kekecewaan dan keputusasaan serta rasa malu. Lihat dan pandanglah mereka dengan hati nurani Bapak menteri!</p>
<p style="text-align:justify;">Bapak menteri, luka itu akan lama mengendap dalam hati mereka. Mereka akan memiliki perasaan yang akan MERAMPAS potensi dan bakat mereka yang telah sempat akan berkembang. Perasaaan sakit itu akan menyertai mereka dan merampas kebahagiaan mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Bapak menteri,  seharusnya  hari-hari mereka adalah hari keceriaan menyongsong masa depan yang cerah. Namun harapan ini telah terengut oleh dua kata : TIDAK LULUS!</p>
<p style="text-align:justify;">Hati saya menangis melihat anak-anak saya menangisi ketidaklulusannnya, entah hati Bapak menteri. Nurani saya terkoyak melihat mereka meratapi &#8216;kegagalan&#8217; yang tidak mereka inginkan tapi harus mereka jalani karena keterpaksaan aturan.</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga Bapak mengkomentari dengan hati nurani surat saya ini. Terima kasih</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/komunitasembunpagi.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/komunitasembunpagi.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/komunitasembunpagi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/komunitasembunpagi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/komunitasembunpagi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/komunitasembunpagi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=22&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/06/24/surat-terbuka-untuk-menteri-pendidikan-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afbac4183b6092b005e425de4e42973f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">komunitasembunpagi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tawaran Investasi Sekolah PAUD, Ada Yang Berminat?</title>
		<link>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/06/06/tawaran-investasi-sekolah-paud-ada-yang-berminat/</link>
		<comments>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/06/06/tawaran-investasi-sekolah-paud-ada-yang-berminat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 05:53:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>komunitasembunpagi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekolah Komunitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komunitasembunpagi.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Minggu-minggu agak menggelisahkan buat kami. Beberapa komentar orang tua membuat kami gelisah dan gelisah. Komentar itu benar-benar menantang kami, namun apa daya kekuatan kami belum bisa mewujudkan mimpi itu.
Ya, orangtua murid di PAUD Embun Pagi mulai mengusulkan pelebaran ruang sekolah yang selama ini dianggap &#8217;sempit&#8217;.
Sebenarnya itu juga sudah kami pikirkan bersama, kami, saya dan istri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=15&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Minggu-minggu agak menggelisahkan buat kami. Beberapa komentar orang tua membuat kami gelisah dan gelisah. Komentar itu benar-benar menantang kami, namun apa daya kekuatan kami belum bisa mewujudkan mimpi itu.</p>
<p>Ya, orangtua murid di PAUD Embun Pagi mulai mengusulkan pelebaran ruang sekolah yang selama ini dianggap &#8217;sempit&#8217;.</p>
<p>Sebenarnya itu juga sudah kami pikirkan bersama, kami, saya dan istri terus menerus berdiskusi bagaimana caranya memperluas lahan yang ada atau bahkan membeli rumah baru sebagai tempat PAUD baru.</p>
<p>Namun apa daya saat-saat ini finansial kami belum mencukupi untuk mewujudkan mimpi itu</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/komunitasembunpagi.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/komunitasembunpagi.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/komunitasembunpagi.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/komunitasembunpagi.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/komunitasembunpagi.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/komunitasembunpagi.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=15&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/06/06/tawaran-investasi-sekolah-paud-ada-yang-berminat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afbac4183b6092b005e425de4e42973f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">komunitasembunpagi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indonesia Bisa Hanya Dengan Pendidikan</title>
		<link>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/23/indonesia-bisa-hanya-dengan-pendidikan/</link>
		<comments>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/23/indonesia-bisa-hanya-dengan-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 May 2008 03:04:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>komunitasembunpagi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kekhatiran Saya]]></category>
		<category><![CDATA[kecewa indonesia bisa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komunitasembunpagi.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Sejujurnya saya sangat kecewa dengan acara Indonesia Bangkit memperingati 100 abad Kebangkitan Nasional. Saya banyak berharap dari momentum itu saya sebagai rakyat dan warga biasa memiliki semacam kekuatan yang menggugah untuk benar-benar bangkit dari keterpurukan kita. Namun apa saya mimpi saya itu tidak saya dapatkan lewat acara itu. Saya hanya disuguhi oleh seremonial yang sangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=14&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sejujurnya saya sangat kecewa dengan acara Indonesia Bangkit memperingati 100 abad Kebangkitan Nasional. Saya banyak berharap dari momentum itu saya sebagai rakyat dan warga biasa memiliki semacam kekuatan yang menggugah untuk benar-benar bangkit dari keterpurukan kita. Namun apa saya mimpi saya itu tidak saya dapatkan lewat acara itu. Saya hanya disuguhi oleh seremonial yang sangat menyentuh kenangan-kenangan saya waktu kecil.</p>
<p>Sebenarnya saya memiliki mimpi untuk bisa mengambil bagian dari kebangkitan kecil ini, minimal saya memiliki gelora semangat yang menggebu dengan harapan yang besar.</p>
<p>Pandangan Saya</p>
<p>Satu-satunya jalan Indonesia Bisa hanyalah dengan merombak pendidikan. Jadi apalah artinya gembar-gembor Indonesia Bisa jika system pendidikan Indonesia tidak berubah.</p>
<p>Untuk membangkitan Indonesia saat ini memerlukan waktu yang tidak pendek. untuk itu diperlukan SDM yang lain yang mempunyai gelora semangat yang tidak dimiliki generasi sekarang.  dan satu-satunya jalan adalah lewat pendidikan.</p>
<p>Jadi menurut saya pendidikan lah yang bisa membuat kita bangkit.</p>
<p>Ingin diskusi lebih lanjut? Saya tunggu!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/komunitasembunpagi.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/komunitasembunpagi.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/komunitasembunpagi.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/komunitasembunpagi.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/komunitasembunpagi.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/komunitasembunpagi.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=14&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/23/indonesia-bisa-hanya-dengan-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afbac4183b6092b005e425de4e42973f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">komunitasembunpagi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Memilih Sekolah Terbaik</title>
		<link>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/16/cara-memilih-sekolah-terbaik/</link>
		<comments>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/16/cara-memilih-sekolah-terbaik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 02:03:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>komunitasembunpagi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekolah Komunitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komunitasembunpagi.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Hari-hari mendatang adalah waktu tersibuk orangtua yang memiliki anak yang akan masuk sekolah. Memilihkan sekolah adalah tugas orangtua karena sekolah adalah gerbang masa depan anak. Orang tua harus pandai-pandi memiihkan sekolah yang terbaik bagi anaknya.
Berikut ini ada beberapa pondasi dasar untuk memilih sekolah terbaik bagi putra/putri Anda
1. Kenali potensi unik anak Anda
Ini adalah prasyarat awal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=13&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hari-hari mendatang adalah waktu tersibuk orangtua yang memiliki anak yang akan masuk sekolah. Memilihkan sekolah adalah tugas orangtua karena sekolah adalah gerbang masa depan anak. Orang tua harus pandai-pandi memiihkan sekolah yang terbaik bagi anaknya.</p>
<p>Berikut ini ada beberapa pondasi dasar untuk memilih sekolah terbaik bagi putra/putri Anda</p>
<p>1. Kenali potensi unik anak Anda</p>
<p>Ini adalah prasyarat awal untuk memilih sekolah. Setiap sekolah memiliki keunikan dan karakteristik yang berbeda. Setiap sekolah memiliki spesialis masing-masing. Memang semua sekolah berpedoman kepada kurikulum yang sama. Mungkin buku pelajaran yang sama, namun mereka pasti memiliki metode atau cara pembelajaran yang berbeda. Jadi pilih sekolah yang bisa mengembangkan potensi anak Anda</p>
<p>2. Sekolah Komunitas</p>
<p>Ini adalah prasyarat mutlak. Sekolah komunitas adalah sekolah yang mengajak orangtua untuk duduk bersama, memikirkan bagaimana pembelajaran dari 2 arah, dari sekolah dan dari rumah. Pendidikan akan timpang jika hanya dilakukan oelh satu unsur saja. Jadi teliti dan kunjungi sekolah untuk memastikan adanya forum diskusi antara sekolah dan orangtua</p>
<p>3. Sekolah Masa Depan</p>
<p>Ini juga akan menjadi penghantar keberhasilan anak Anda. Sekolah masa depan berarti sekolah yang memiliki Visi Misi yang jauh ke depan. Memiliki berbagai informasi yang akan menunjang keberhasilan anak Anda.</p>
<p>OK, selamat mencari sekolah terbaik.</p>
<p>Keputusan Anda akan membuka jalan Masa Depan anak Anda.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/komunitasembunpagi.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/komunitasembunpagi.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/komunitasembunpagi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/komunitasembunpagi.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/komunitasembunpagi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/komunitasembunpagi.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=13&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/16/cara-memilih-sekolah-terbaik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afbac4183b6092b005e425de4e42973f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">komunitasembunpagi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mimpi Punya Sekolah</title>
		<link>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/14/mimpi-punya-sekolah/</link>
		<comments>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/14/mimpi-punya-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 04:51:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>komunitasembunpagi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekolah Komunitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komunitasembunpagi.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Inilah MIMPI saya sejak dulu. Memiliki Sekolah. Dalam perjalanannya mewujudkan MIMPI itu saya akhirnya menjadi guru dan mencari pendamping seorang guru.
Memiliki sekolah bukan sekedar membuka sekolah dan menerima murid. Itu bukan keinginan saya. Yang saya inginkan adalah sekolah yang bisa mewujudkan MIMPI kita sebagai seorang muslim. Apakah itu?
MIMPI seorang muslim adalah bisa mendidik anak sesuai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=11&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Inilah MIMPI saya sejak dulu. Memiliki Sekolah. Dalam perjalanannya mewujudkan MIMPI itu saya akhirnya menjadi guru dan mencari pendamping seorang guru.</p>
<p>Memiliki sekolah bukan sekedar membuka sekolah dan menerima murid. Itu bukan keinginan saya. Yang saya inginkan adalah sekolah yang bisa mewujudkan MIMPI kita sebagai seorang muslim. Apakah itu?</p>
<p>MIMPI seorang muslim adalah bisa mendidik anak sesuai dengan fitrahnya. Ada 3 tahapan perkembangan anak :</p>
<p>1. Tahap Usia 0 &#8211; 7 tahun</p>
<p>Anak adalah Raja. Kita adalah pembantu dan pensehatnya. Bagaimana kita memberlakukan seorang Raja?</p>
<p>2. Tahap Usia 7 &#8211; 14 tahun</p>
<p>Anak adalah sahabat. Persahabatan itu tidak dilandasi dengan kemarahan. Seorang sahabat itu saling menerima, saling membantu, tidak memaki, tidak membebaninya.</p>
<p>3. Tahap Usia 14 &#8211; 21 Tahun</p>
<p>Anak adalah mitra. Mitra dalam segala aspek. Anak sudah bisa mandiri dalam tanggung jawab, ekonomi finansial maupun mandiri dalam hidup.</p>
<p>Tiga tahapan inilah MIMPI saya. Saya ingin memiliki sekolah yang merealisasikan tahapan ini. Tahapan ini bukan saya yang menciptakan tapi dari lisan Ali Bin Abi Thalib-lah tahapan ini muncul.</p>
<p>Ada yang berminat?</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/komunitasembunpagi.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/komunitasembunpagi.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/komunitasembunpagi.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/komunitasembunpagi.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/komunitasembunpagi.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/komunitasembunpagi.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=11&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/14/mimpi-punya-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afbac4183b6092b005e425de4e42973f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">komunitasembunpagi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Revolusi Moral</title>
		<link>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/14/revolusi-moral/</link>
		<comments>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/14/revolusi-moral/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 01:31:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>komunitasembunpagi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kekhatiran Saya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komunitasembunpagi.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya ada sedikit ide &#8216;gila&#8217; dalam pikiran saya. Ide ini berawal dari keresahan, kekalutan, ketakutan dan kegondokan saya terhadap kondisi bangsa ini. Dan ide ini muncul setelah meneliti dan mengamati peran televisi. Dan langsung saja ide gila ini bersentuhan dengan Metro TV. Mengapa?
Metro TV adalah stasiun televisi favourit saya. Saya suka Nanny 911, Kick Andy, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=10&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sebenarnya ada sedikit ide &#8216;gila&#8217; dalam pikiran saya. Ide ini berawal dari keresahan, kekalutan, ketakutan dan kegondokan saya terhadap kondisi bangsa ini. Dan ide ini muncul setelah meneliti dan mengamati peran televisi. Dan langsung saja ide gila ini bersentuhan dengan Metro TV. Mengapa?</p>
<p>Metro TV adalah stasiun televisi favourit saya. Saya suka Nanny 911, Kick Andy, dll yang tidak hanya memiliki unsur info tapi bisa menggugah dan membuat orang untuk berubah menjadi lebih baik.</p>
<p>Dasar idenya adalah revolusi moral bangsa. Dan Revolusi ini diawali dengan dari sebuah Televisi sebagai media yang sangat menjangkau semua lapisan masyarakat.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/komunitasembunpagi.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/komunitasembunpagi.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/komunitasembunpagi.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/komunitasembunpagi.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/komunitasembunpagi.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/komunitasembunpagi.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=10&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/14/revolusi-moral/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afbac4183b6092b005e425de4e42973f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">komunitasembunpagi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Komunitas Sekolah-rumah : Sebuah Model Pemenuhan Hak atas Pendidikan</title>
		<link>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/08/komunitas-sekolah-rumah-sebuah-model-pemenuhan-hak-atas-pendidikan/</link>
		<comments>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/08/komunitas-sekolah-rumah-sebuah-model-pemenuhan-hak-atas-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 03:54:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>komunitasembunpagi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekolah Komunitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komunitasembunpagi.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Memindahkan anak-anak dari sekolah secara permanen menjadi tantangan tersendiribagi penyelenggara homeschooling alias sekolah-rumah. Bagi masyarakat kita,  ijazah masih menjadi satu-satunya modal untuk meningkatkan taraf hidup. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir ini sumber daya sekolah di Indonesia diarahkan untuk selembar ijazah yang diperoleh dengan sistem penilaian sesaat untuk
menentukan kelulusan.

Belajar tiga tahun di sekolah menengah seolah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=8&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Memindahkan anak-anak dari sekolah secara permanen menjadi tantangan tersendiribagi penyelenggara homeschooling alias sekolah-rumah. Bagi masyarakat kita,  ijazah masih menjadi satu-satunya modal untuk meningkatkan taraf hidup. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir ini sumber daya sekolah di Indonesia diarahkan untuk selembar ijazah yang diperoleh dengan sistem penilaian sesaat untuk<br />
menentukan kelulusan.</p>
<p><span id="more-8"></span></p>
<p>Belajar tiga tahun di sekolah menengah seolah tidak berarti apa pun dalam menentukan kelulusan dari sekolah. Akibatnya, guru-guru, sekolah, bahkan dinas terkait mengarahkan anak-anak untuk mengejar nilai akhir. Jika demikian halnya, apa jadinya anak-anak bangsa di masa depan?</p>
<p>Sejatinya, pemenuhan hak atas pendidikan menjadi komitmen pemerintah. Demikian<br />
juga dengan upaya penyatuan berbagai komitmen global untuk mencapai pendidikan<br />
untuk semua (education for all). Kerangka Kerja Aksi Dakar mempertegas bahwa<br />
pendidikan merupakan hak asasi manusia (HAM) dan telah menekankan pentingnya<br />
komitmen pemerintah untuk mewujudkan pendidikan berbasis HAM yang<br />
diimplementasikan untuk semua pada lingkup negara.</p>
<p>Menurut Katarina Tomasevski dalam buku Pendidikan Berbasis Hak Asasi, agar<br />
pendidikan dapat disediakan (available) pemerintah perlu menjamin pendidikan<br />
tanpa biaya dan wajib belajar bagi semua anak. Pemerintah juga dituntut<br />
menghargai kebebasan para orangtua untuk memilihkan anak-anaknya dalam<br />
memperoleh pendidikan berkualitas.</p>
<p>Agar pendidikan dapat dijangkau (accessible), penghapusan diskriminasi sebagai<br />
mandat dari undang-undang HAM internasional perlu menjadi prioritas kebijakan<br />
pendidikan. Agar pendidikan dapat diterima (acceptable), hak-hak manusia<br />
seyogianya diterapkan dalam proses pembelajaran. Agar pendidikan dapat<br />
disesuaikan (adaptable), pendidikan perlu menyesuaikan minat utama setiap<br />
individu anak.</p>
<p>Di tengah keengganan pemerintah untuk mendengar amanat hati nurani warga negara<br />
terkait dengan korban UN 2006 dan memenuhi amanat UUD 1945 dan UU Sisdiknas<br />
mengenai anggaran 20 persen dari APBN dan APBD, ada secercah harapan dengan<br />
adanya pengakuan Direktorat Kesetaraan Ditjen PLS Depdiknas terhadap komunitas<br />
sekolah-rumah.</p>
<p><strong>Pendidik terbaik</strong></p>
<p>Apakah saya dapat menjadi pendidik? Hampir semua orangtua akan bertanya seperti<br />
ini ketika memutuskan untuk memilih sekolah-rumah sebagai model pendidikan bagi<br />
anak-anak. Apakah mungkin bagi orangtua untuk beralih fungsi menjadi guru bagi<br />
anak? Bukankah perlu waktu bertahun-tahun untuk memenuhi kualifikasi guru?</p>
<p>Jawabannya adalah “ya”. Namun, belajar di sekolah sangat berbeda daripada<br />
belajar di sekolah-rumah. Pengelompokan anak-anak sebaya dengan minat dan<br />
kemampuan yang berbeda selama 6-7 jam sehari dalam satu ruang kelas pasti<br />
memerlukan profesional yang sejahtera.</p>
<p>Bagi anak, mengembangkan potensi secara aktif berarti melestarikan pengetahuan,<br />
penguasaan, dan kebajikan dengan pengalaman belajar yang menyenangkan dalam<br />
bimbingan pendidik terbaik. Homeschooling atau sekolah-rumah tidak menuntut<br />
orangtua menjadi guru layaknya guru dalam ruang kelas. Cukup dengan mendorong<br />
anak untuk menumbuhkan pengalaman belajar dalam balutan cinta, kasih sayang, dan<br />
kehangatan keluarga. Keberhasilan sekolah-rumah sebenarnya sudah dimulai ketika<br />
orangtua menyadari bahwa tiap anak adalah sebaik-baiknya ciptaan Tuhan.</p>
<p>Pengalaman belajar kami sebagai orangtua diperoleh ketika Zakky (11), anak kami,<br />
disiapkan untuk sekolah-rumah sejak Oktober 2005 dan berhenti dari sebuah<br />
sekolah alternatif di Jakarta. Sebelumnya, Zakky mendapatkan model pendidikan<br />
anak merdeka dari kelas I sampai IV di SD Hikmah Teladan Cimahi. Tujuh bulan<br />
lamanya masa transisi dari sekolah ke sekolah-rumah kami lalui dengan membaca<br />
sejarah penemu dan ciptaannya serta melatih cara berpikir kritis, peduli, dan<br />
kreatif untuk menjalankan kembali pendidikan anak merdeka.</p>
<p>Sejarah merupakan gerbang yang membuka cara berpikir dan imajinasi jauh melebihi<br />
dataran, waktu, dan peradaban manusia. Cerita atau dongeng sejarah membantu<br />
anak-anak memahami bagaimana orang- orang pada waktu dan tempat yang berbeda,<br />
bagaimana perbedaan karakteristik masyarakat dan peradaban manusia berubah dan<br />
bagaimana mereka bisa bersama-sama menghasilkan karya- karya terbaik yang tak<br />
lekang oleh zaman. Cerita-cerita terpilih seperti kisah para nabi, biografi<br />
penemu-penemu ilmu pengetahuan dan teknologi, dan sejarah bangsa-bangsa<br />
mendorong motivasi berprestasi, cara menyikapi kegagalan dan kajian untuk<br />
bertahan hidup.</p>
<p>Cerita Fitry (15) tentang mitologi dari negara Skandinavia mengenai penciptaan<br />
dunia manusia yang diperolehnya saat menelusuri referensi tentang gerhana<br />
matahari, atau antusiasme Zakky menggali referensi tentang sejarah penciptaan<br />
alam semesta setelah keluar dari planetarium, menyadarkan saya akan waktu-waktu<br />
berharga untuk tumbuh bersama anak-anak yang sudah lama hilang. Anak- anak pada<br />
dasarnya telah jadi pendidik terbaik.</p>
<p>Awalnya, kami memfasilitasi pembelajaran Zakky dalam bentuk menyediakan guru<br />
dari SD Hikmah Teladan dan mengajak keluarga penggiat sekolah-rumah lainnya<br />
untuk bergabung. Setelah mencari informasi dari beragam sumber, kami memutuskan<br />
untuk membuka komunitas sekolah-rumah dengan menguatkan partisipasi anak dalam<br />
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran.</p>
<p>Pengajaran harus ditujukan ke arah perkembangan pribadi yang seluas-luasnya<br />
serta memperkokoh rasa penghargaan terhadap hak-hak manusia dan kebebasan asasi.<br />
Pengajaran harus mempertinggi saling pengertian, rasa saling menerima, serta<br />
rasa persahabatan di antara semua bangsa, golongan-golongan kebangsaan atau<br />
golongan penganut agama, serta harus memajukan kegiatan-kegiatan PBB dalam<br />
memelihara perdamaian.</p>
<p>Dalam konteks ini, komunitas sekolah-rumah sebagai model pendidikan kesetaraan<br />
yang diakui pemerintah ditantang untuk bisa menjamin perlindungan anak agar<br />
tidak menyalahi prinsip penyelenggaraan yang diamanatkan UU Sisdiknas maupun<br />
praktik indoktrinasi yang mengarah pada fanatisme.</p>
<p><strong>Modal belajar</strong></p>
<p>Penyelenggara sekolah-rumah tidak perlu berlelah-lelah dengan batasan kurikulum<br />
dalam sebuah kelas yang disibukkan oleh 24 anak, bahkan lebih. Ketika hambatan<br />
terhadap penghargaan ditiadakan, minat dan kemampuan anak terus digali serta<br />
tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, maka budaya belajar jadi niscaya.</p>
<p>Masalahnya, belum banyak orangtua yang yakin dapat mempraktikkan hal ini.<br />
Seminar, lokakarya, dan pelatihan parenting mungkin dapat membantu. Tapi, ini<br />
belum lengkap tanpa pendampingan program belajar keluarga.</p>
<p>Menghadirkan fasilitator yang berpengalaman dalam mengimplementasikan pendidikan<br />
anak merdeka dalam Forum OK! (Obrolan Keluarga) ternyata dapat memperkuat<br />
komunitas sekolah-rumah.</p>
<p>Setiap keluarga penyelenggara sekolah-rumah dapat berbagi pengalaman belajar<br />
sambil mendiskusikan perkembangan anak- anak dalam suasana yang penuh<br />
kekeluargaan. Bahkan, kini sudah ada asosiasi sekolah-rumah dan pendidikan<br />
alternatif yang diharapkan dapat menjadi badan amanah bagi komunitas<br />
sekolah-rumah dan pendidikan alternatif di Indonesia.</p>
<p>Seluruhnya menjadi modal belajar yang sangat berarti bagi komunitas<br />
sekolah-rumah. Apalagi jika komitmen pemerintah dan pemerintah daerah untuk<br />
menyediakan anggaran yang memadai bagi pemenuhan hak atas pendidikan berkualitas<br />
dan bebas biaya tidak hanya bagi anak-anak sekolah, tetapi juga bagi pelaksana<br />
sekolah-rumah dan pendidikan alternatif segera direalisasikan.</p>
<p>Sumber : Yanti Sriyulianti, Praktisi Pendidikan dan Penggerak Sekolah-Rumah</p>
<p>www.kompos.com</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/komunitasembunpagi.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/komunitasembunpagi.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/komunitasembunpagi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/komunitasembunpagi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/komunitasembunpagi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/komunitasembunpagi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=8&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/08/komunitas-sekolah-rumah-sebuah-model-pemenuhan-hak-atas-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afbac4183b6092b005e425de4e42973f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">komunitasembunpagi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayah dan Ibu, biarkan aku menjadi diriku sendiri</title>
		<link>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/08/ayah-dan-ibu-biarkan-aku-menjadi-diriku-sendiri/</link>
		<comments>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/08/ayah-dan-ibu-biarkan-aku-menjadi-diriku-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 03:51:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>komunitasembunpagi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kekhatiran Saya]]></category>
		<category><![CDATA[kursus anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komunitasembunpagi.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Judul di atas adalah perasaan saya saat ini karena melihat fenomena anak-anak zaman sekarang. Ada apa dengan anak zaman sekarang? Mengapa mereka tumbuh tidak menjadi diri mereka?  Oleh siapa mereka dibelenggu?

Anak-anak sekarang memang berbeda dengan anak zaman saya dulu. Pada zaman saya, anak-anak mempunyai waktu bermain yang sangat banyak. Sepulang sekolah saya suka bermain di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=7&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Judul di atas adalah perasaan saya saat ini karena melihat fenomena anak-anak zaman sekarang. Ada apa dengan anak zaman sekarang? Mengapa mereka tumbuh tidak menjadi diri mereka?  Oleh siapa mereka dibelenggu?</p>
<p><span id="more-7"></span></p>
<p>Anak-anak sekarang memang berbeda dengan anak zaman saya dulu. Pada zaman saya, anak-anak mempunyai waktu bermain yang sangat banyak. Sepulang sekolah saya suka bermain di sungai, atau bermain sepakbola atau sekedar jalan-jalan di sawah. Nah, anak-anak zaman sekarang waktu bermainnya sangat terbatas. Mereka sudah memiliki jadual padat yang harus mereka kerjakan setiap hari. Ada yang kursus menggambar, ada yang kursus pelajaran, ada yang kursus gitar dan sebagainya. Waktu bermain yang dimiliki anak-anak sekarang telah diagnti dengan waktu untuk kursus.</p>
<p>Adakah yang salah? Tentu tidak, jika apa yang dikerjakan anak adalah benar-benar kesukaan dan kegemaran anak. Namun dari beberapa pengamatan saya, yang justru terjadi adalah anak-anak kursus karena bukan kebutuhan dasar anak tapi lebih karena kekhawatiran orangtua.</p>
<p>Orangtua kawatir anak-anaknya ketinggalan zaman, tidak punya bakat khusus. Pandangan ini juga merupakan pandangan orangtua yang merupakan korban dari pemberitaan percepatan belajar yang kurang proporsional.</p>
<p>Bagaimana pendapat Anda? Kami tunggu komentar Anda!!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/komunitasembunpagi.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/komunitasembunpagi.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/komunitasembunpagi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/komunitasembunpagi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/komunitasembunpagi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/komunitasembunpagi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/komunitasembunpagi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/komunitasembunpagi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/komunitasembunpagi.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=komunitasembunpagi.wordpress.com&blog=3634510&post=7&subd=komunitasembunpagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komunitasembunpagi.wordpress.com/2008/05/08/ayah-dan-ibu-biarkan-aku-menjadi-diriku-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afbac4183b6092b005e425de4e42973f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">komunitasembunpagi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>