Rumah adalah madrasah awal bagi kehidupan seseorang. Sebagai sebuah madrasah, rumah di dalam Islam mempunyai peran yang sangat penting bagi pendidikan seorang anak. Di rumah, ada ayah yang menjadi nahkoda pimpinan rumah tangga. Di sana juga ada ibu sebagai manajer rumah yang mengatur segala sesuatu untuk kebutuhan anggota rumah. Selain tugas di atas seorang ayah maunpun ibu memiliki tugas Maha penting dalam masalah pendidikan anak keturunannya.
Di Islam, Allah berkehendak agar rumah dijadikan landasan dan pindasi awal dalam membentuk seorang hamba. Rumah harus berperan aktif dalam membangun kepribadian, kecerdasan seorang anak. Jika tugas ini dilalaikan maka dari rumah itu akan timbul manusia-manusia yang akan menjadi perusak muka bumi ini. Tugas berat ayah dan ibu memang dibenbankan tanpa syarat karena ketika ayah dan ibu bersumpah dengan Perjanjian Akad maka ada konsekuensi yang harus dipikul bersama.
Mendidik anak bukanlah berarti merubah rumah menjadi lembaga sekolah. Namun yang lebih urgen adalah bagaimana ayah dan ibu selain peran di atas juga memiliki peran seorang murabbi (pembimbing, pemelihara) dan ustadz (guru dan pengajar). Dua peran penting inilah yang akan menjadikan hadits nabi di atas dapat terelasasi dalam rumah tangga.
