Januari 21, 2009

Website Pindah

Yap! agar lebih …. kami pindah ke

www.paud-embunpagi.blogspot.com

Juli 19, 2008

PAUD EMBUN PAGI

Selamat Datang di Situs Resmi PAUD Embun Pagi

Bermain Boneka

PAUD Embun Pagi mempunyai Visi ‘Menjadikan Dunia Anak Lebih Bermakna’ ini berada di daerah Cimahi Jawa Barat, tepatnya di Leuwigajah . PAUD yang didisain Homy ini ingin menjadikan anak asuhnya tumbuh menjadi diri mereka sendiri dengan memiliki potensi yang ada pada diri mereka. Di PAUD Embun Pagi meyakini bahwa anak-anak memiliki keunikan dan keberbakatan pada masing-masing anak. Tugas pembimbing hanyalah menemukan bakat itu untuk kemudian dikembangkan melalui pembelajaran di kelas. Semua anak di PAUD Embun Pagi akan dihargai sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing. Tidak ada pembandingan-pembandingan dengan anak yang lain.

Dalam proses pembelajarannya, anak memiliki kebiasaan:

1. 30 menit pertama anak bebas bermain sesuai dengan minat mereka masing -masing

2. 30 menit kedua anak berada pada pembelajaran terarah tanpa mengurangi aspek spontanitas yang terjadi

3. 15 menit sebagai acara relaksasi, yang terkadang diisi dengan berbagai kegiatan penutup

Dalam PAUD Embun Pagi tugas pembimbing adalah melakukan pengamatan terhadap aktifitas anak asuhnya, tidak melakukan pendektien terhadap pola belajar. Membiarkan anak berinteraksi mempelajari kemampuan komunikasi dengan teman-temannya. Pembimbing terlibat jika ada hal-hal yangh perlu mereka selesaikan sementara pengetahuan mereka masih terbatas. Pembelajaran di kelas juga didisain untuk memunculkan bakat anak. Melalui cerita pagi, dongeng anak, bermain bersama, panggung berani dan pembelajaran berhitung dalam bentuk game.

Bagaimana Hasil Didikan PADU Embun Pagi?

Ada satu kebanggaan ketika melihat anak asuh PAUD Embun Pagi memaknai hari-hari mereka. Mereka adalah anak-anak aktif, aktif bertanya maupun aktif belajar secara mandiri, walau tidap ditargetkan untuk diajarkan memabca namun mereka telah siap diajar untuk membaca, kemandirian di rumah juga telah menjadi ciri mereka.

Paradigma pembelajaran di PAUD EMBUN PAGI

1. Orangtua adalah Sahabat Anak Paling Utama Kunci keberhasilan dalam pengasuhan anak adalah diterimanya orang tua dalam dunia anak. Sejatinya anak memiliki dunia sendiri yang lain dari dunia orang dewasa. Untuk itu siapapun yang berhasil memasuki dunia anak ia akan dijadikan ‘guru’ bagi anak itu. Tidak pandang siapakah dia, apakah dia ayah, ibu, teman, tetangga atau tokoh tv. Jadi, sebagai orangtua seharusnya menjadi sahabat sejati sejak dini, sejak ia masih dalam kandungan. Maka penyesalan yang besarlah yang akan diterima orangtua jika sejak dini ia menyerahkan ’sahabat’ itu kepada orang lain, apalagi kepada tv atau PS.

2. Setiap Anak adalan Unik Salah satu keyakinan terbesar PAUD EMbun Pagi adalah anak adalah pribadi mandiri yang memiliki keunikan yang tidak ada duanya di dunia ini. Setiap keunikan itu menjadi potensi keberhasilan hidupnya kelak. Maka amat disayangkan jika anak tumbuh tanpa memiliki keunikan sendiri, amat rugilah anak yang berkembang tanpa mengetahui keunikannya dan amat menyesallah anak yang tumbuh tidak menjadi apa ada dirinya. Dan kebanyakan anak pada zaman sekarang, mereka tumbuh menjadi pribadi orang lain. Mereka dikursuskan orangtua, mereka di-les-kan berbagai macam keahlian yang tidak mereka sukai dan memiliki ‘bakat’ dalam dirinya. Jadi temukan keunikan dan kembangkan keunikan itu menjadi potensi positif anak, maka anak akan berkembang pesat, sampai suatu saat Anda akan temukan

Anak menari bebas mengekspresikan diri

Juni 24, 2008

Surat Terbuka Untuk Menteri Pendidikan Nasional

Selesai sudah hajatan besar Diknas tahun pelajaran ini. Ujian Sekolah dari tingkat SD sampai SMU telah dilaksanakan. Walau banyak yang mengkritik namun sepertinya Diknas tak bergeming meneruskan hajatan tersebut.

Bapak mentri, surat ini saya tulis sebagai curahan hati sebagai seorang guru yang melihat anak didik dalam menghadapi Ujian Nasional. Entah saya tidak bisa melukiskan perasaan saat melihat tingkat kelulusan siswa, saya tidak memperhatikan dan memang tidak akan melihat sebagai sebuah angka, namun saya melihat sebagai sebuah proses. Bapak mentri, saya juga tidak tahu bagaimana perasaan bapak ketika melihat tontonan seputar UN. Tapi cobalah kita satukan rasa untuk bisa memahami kondisi ini. Bayangkan kalau salah satu siswa yang mengikuti UN dan ternyata mereka TIDAK LULUS adalah PUTRA/PUTRI kita. Bagaimana perasaan Bapak? Yang kedua mari kita bayangkan bagaimana perasaan mereka, yang tidak lulus.

Telah banyak komentar yang tidak menyetujui UN dan ada banyak alasan bagi mereka yang tidak menyetujuinya. Dan saya sayin bapak telah mempunyai puluhan alasan untuk mementahkan mereka. Dalam surat ini, saya tidak mempermasalahkan perdebapan atau diskusi ini.

Yang ingin saya kemukanaan adalah, Bapak, tolong lihat air mata yang melelah karena ketidaklulusan siswa, lihatlah mata mereka yang menampakkan segala kesedihan, kekecewaan dan keputusasaan serta rasa malu. Lihat dan pandanglah mereka dengan hati nurani Bapak menteri!

Bapak menteri, luka itu akan lama mengendap dalam hati mereka. Mereka akan memiliki perasaan yang akan MERAMPAS potensi dan bakat mereka yang telah sempat akan berkembang. Perasaaan sakit itu akan menyertai mereka dan merampas kebahagiaan mereka.

Bapak menteri, seharusnya hari-hari mereka adalah hari keceriaan menyongsong masa depan yang cerah. Namun harapan ini telah terengut oleh dua kata : TIDAK LULUS!

Hati saya menangis melihat anak-anak saya menangisi ketidaklulusannnya, entah hati Bapak menteri. Nurani saya terkoyak melihat mereka meratapi ‘kegagalan’ yang tidak mereka inginkan tapi harus mereka jalani karena keterpaksaan aturan.

Semoga Bapak mengkomentari dengan hati nurani surat saya ini. Terima kasih

Juni 6, 2008

Tawaran Investasi Sekolah PAUD, Ada Yang Berminat?

Minggu-minggu agak menggelisahkan buat kami. Beberapa komentar orang tua membuat kami gelisah dan gelisah. Komentar itu benar-benar menantang kami, namun apa daya kekuatan kami belum bisa mewujudkan mimpi itu.

Ya, orangtua murid di PAUD Embun Pagi mulai mengusulkan pelebaran ruang sekolah yang selama ini dianggap ’sempit’.

Sebenarnya itu juga sudah kami pikirkan bersama, kami, saya dan istri terus menerus berdiskusi bagaimana caranya memperluas lahan yang ada atau bahkan membeli rumah baru sebagai tempat PAUD baru.

Namun apa daya saat-saat ini finansial kami belum mencukupi untuk mewujudkan mimpi itu

Mei 23, 2008

Indonesia Bisa Hanya Dengan Pendidikan

Sejujurnya saya sangat kecewa dengan acara Indonesia Bangkit memperingati 100 abad Kebangkitan Nasional. Saya banyak berharap dari momentum itu saya sebagai rakyat dan warga biasa memiliki semacam kekuatan yang menggugah untuk benar-benar bangkit dari keterpurukan kita. Namun apa saya mimpi saya itu tidak saya dapatkan lewat acara itu. Saya hanya disuguhi oleh seremonial yang sangat menyentuh kenangan-kenangan saya waktu kecil.

Sebenarnya saya memiliki mimpi untuk bisa mengambil bagian dari kebangkitan kecil ini, minimal saya memiliki gelora semangat yang menggebu dengan harapan yang besar.

Pandangan Saya

Satu-satunya jalan Indonesia Bisa hanyalah dengan merombak pendidikan. Jadi apalah artinya gembar-gembor Indonesia Bisa jika system pendidikan Indonesia tidak berubah.

Untuk membangkitan Indonesia saat ini memerlukan waktu yang tidak pendek. untuk itu diperlukan SDM yang lain yang mempunyai gelora semangat yang tidak dimiliki generasi sekarang.  dan satu-satunya jalan adalah lewat pendidikan.

Jadi menurut saya pendidikan lah yang bisa membuat kita bangkit.

Ingin diskusi lebih lanjut? Saya tunggu!

Mei 16, 2008

Cara Memilih Sekolah Terbaik

Hari-hari mendatang adalah waktu tersibuk orangtua yang memiliki anak yang akan masuk sekolah. Memilihkan sekolah adalah tugas orangtua karena sekolah adalah gerbang masa depan anak. Orang tua harus pandai-pandi memiihkan sekolah yang terbaik bagi anaknya.

Berikut ini ada beberapa pondasi dasar untuk memilih sekolah terbaik bagi putra/putri Anda

1. Kenali potensi unik anak Anda

Ini adalah prasyarat awal untuk memilih sekolah. Setiap sekolah memiliki keunikan dan karakteristik yang berbeda. Setiap sekolah memiliki spesialis masing-masing. Memang semua sekolah berpedoman kepada kurikulum yang sama. Mungkin buku pelajaran yang sama, namun mereka pasti memiliki metode atau cara pembelajaran yang berbeda. Jadi pilih sekolah yang bisa mengembangkan potensi anak Anda

2. Sekolah Komunitas

Ini adalah prasyarat mutlak. Sekolah komunitas adalah sekolah yang mengajak orangtua untuk duduk bersama, memikirkan bagaimana pembelajaran dari 2 arah, dari sekolah dan dari rumah. Pendidikan akan timpang jika hanya dilakukan oelh satu unsur saja. Jadi teliti dan kunjungi sekolah untuk memastikan adanya forum diskusi antara sekolah dan orangtua

3. Sekolah Masa Depan

Ini juga akan menjadi penghantar keberhasilan anak Anda. Sekolah masa depan berarti sekolah yang memiliki Visi Misi yang jauh ke depan. Memiliki berbagai informasi yang akan menunjang keberhasilan anak Anda.

OK, selamat mencari sekolah terbaik.

Keputusan Anda akan membuka jalan Masa Depan anak Anda.

Mei 14, 2008

Mimpi Punya Sekolah

Inilah MIMPI saya sejak dulu. Memiliki Sekolah. Dalam perjalanannya mewujudkan MIMPI itu saya akhirnya menjadi guru dan mencari pendamping seorang guru.

Memiliki sekolah bukan sekedar membuka sekolah dan menerima murid. Itu bukan keinginan saya. Yang saya inginkan adalah sekolah yang bisa mewujudkan MIMPI kita sebagai seorang muslim. Apakah itu?

MIMPI seorang muslim adalah bisa mendidik anak sesuai dengan fitrahnya. Ada 3 tahapan perkembangan anak :

1. Tahap Usia 0 – 7 tahun

Anak adalah Raja. Kita adalah pembantu dan pensehatnya. Bagaimana kita memberlakukan seorang Raja?

2. Tahap Usia 7 – 14 tahun

Anak adalah sahabat. Persahabatan itu tidak dilandasi dengan kemarahan. Seorang sahabat itu saling menerima, saling membantu, tidak memaki, tidak membebaninya.

3. Tahap Usia 14 – 21 Tahun

Anak adalah mitra. Mitra dalam segala aspek. Anak sudah bisa mandiri dalam tanggung jawab, ekonomi finansial maupun mandiri dalam hidup.

Tiga tahapan inilah MIMPI saya. Saya ingin memiliki sekolah yang merealisasikan tahapan ini. Tahapan ini bukan saya yang menciptakan tapi dari lisan Ali Bin Abi Thalib-lah tahapan ini muncul.

Ada yang berminat?

Mei 14, 2008

Revolusi Moral

Sebenarnya ada sedikit ide ‘gila’ dalam pikiran saya. Ide ini berawal dari keresahan, kekalutan, ketakutan dan kegondokan saya terhadap kondisi bangsa ini. Dan ide ini muncul setelah meneliti dan mengamati peran televisi. Dan langsung saja ide gila ini bersentuhan dengan Metro TV. Mengapa?

Metro TV adalah stasiun televisi favourit saya. Saya suka Nanny 911, Kick Andy, dll yang tidak hanya memiliki unsur info tapi bisa menggugah dan membuat orang untuk berubah menjadi lebih baik.

Dasar idenya adalah revolusi moral bangsa. Dan Revolusi ini diawali dengan dari sebuah Televisi sebagai media yang sangat menjangkau semua lapisan masyarakat.

Mei 8, 2008

Komunitas Sekolah-rumah : Sebuah Model Pemenuhan Hak atas Pendidikan

Memindahkan anak-anak dari sekolah secara permanen menjadi tantangan tersendiribagi penyelenggara homeschooling alias sekolah-rumah. Bagi masyarakat kita, ijazah masih menjadi satu-satunya modal untuk meningkatkan taraf hidup. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir ini sumber daya sekolah di Indonesia diarahkan untuk selembar ijazah yang diperoleh dengan sistem penilaian sesaat untuk
menentukan kelulusan.

Baca terus →

Mei 8, 2008

Ayah dan Ibu, biarkan aku menjadi diriku sendiri

Judul di atas adalah perasaan saya saat ini karena melihat fenomena anak-anak zaman sekarang. Ada apa dengan anak zaman sekarang? Mengapa mereka tumbuh tidak menjadi diri mereka?  Oleh siapa mereka dibelenggu?

Baca terus →